Atlas Cot Keueng · portal informasi independen
Administrasi rujukan: Kuta Baro · Aceh Besar · BPS 2025
Lambang Kabupaten Aceh BesarCot KeuengKawasan / Mukim · Kuta BaroSumber & status
Beranda / Kabar Cot Keueng
Kabar Cot Keueng

Membaca Mukim Cot Keueng: 9 Gampong dan Data 2024

Catatan data tentang Mukim Cot Keueng: sembilan gampong dalam kajian akademik, agregasi luas dan penduduk berdasarkan BPS Kuta Baro 2024.

Nama “Cot Keueng” tidak selalu dipakai dengan arti yang sama. Dalam satu sumber ia disebut mukim, pada sumber lain muncul sebagai alamat pasar/jalan, dan pada sejumlah berita disebut seolah-olah desa. Artikel ini menyusun perbedaan itu secara hati-hati.

Petunjuk paling jelas: sumber tentang mukim

Kajian UIN Ar-Raniry tentang mekanisme harga kayu olahan menyatakan Cot Keueng sebagai salah satu mukim di Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Kajian tersebut menyebut sembilan gampong: Cot Lamme, Lam Alu Cut, Lam Alu Raya, Lam Sabang, Lampoh Tarom, Lamteubee Geupula, Lamteube Mon Ara, Leupung Mesjid, dan Leupung Ulee Alue.

Apa yang dikatakan BPS?

BPS Kecamatan Kuta Baro Dalam Angka 2025 memuat tabel tingkat desa untuk data 2024. Nama Cot Keueng tidak muncul sebagai satu desa/kelurahan dalam daftar tersebut, tetapi sembilan nama gampong dari kajian mukim dapat ditemukan di tabel BPS.

8,72 km²Jumlah luas sembilan gampong berdasarkan tabel BPS 2024.
3.990 jiwaJumlah penduduk sembilan gampong berdasarkan tabel BPS 2024.
28 dusunJumlah dusun sembilan gampong berdasarkan tabel BPS 2024.
476 jiwa/km²Kepadatan seluruh Kuta Baro menurut BPS, hanya sebagai konteks kecamatan.
Tiga angka agregat pertama dihitung oleh portal dari data BPS. BPS tidak menerbitkannya sebagai statistik resmi “Mukim Cot Keueng”.

Mengapa nama Cot Keueng tetap sangat dikenal?

Nama itu dipakai pada alamat sekolah, dayah, jalan, dan lembaga usaha. Contohnya, SIPENSI mencantumkan Jalan Pasar Cot Keueng untuk Inkubator Bisnis Babul Maghfirah. Kemendikdasmen mencantumkan Babul Magfirah di Lam Alu Cut dengan alamat Jalan Pasar Cot Keueng. Ini menunjukkan fungsi Cot Keueng sebagai penanda kawasan yang melintasi konteks administratif sehari-hari.

Kesimpulan paling aman: gunakan “kawasan/mukim Cot Keueng” ketika membahas konteks luas, dan gunakan nama gampong spesifik ketika data administratifnya tersedia.